KAJIAN KRITIS

Kajian Kritis atas Tulisan
Program Tahunan Pengawasan Sekolah Kabupaten Barito Timur Tahun 2009/2010
Karya Tim Penyusun Program Pengawasan

Oleh
Bernard Salassa

PENDAHULUAN

Secara umum kajian kritis ini bertujuan menelusuri tulisan tertentu untuk keperluan pengembangan gagasan dalam sebuah PTS. Secara khusus kajian kritis ini bertujuan untuk pemerkaya konsep dan model-model pengembangan gagasan yang telah dilakukan oleh penulis.

Pilihan tulisan jatuh kepada karya Tim Penyusun Program Kepengawasan Kabupaten Barito Timur Tahun 2009/2010 dengan judul Program Tahunan Pengawasan Sekolah Kabupaten Barito Timur Tahun 2009/2010. Tulisan ini diperoleh dari Pengawas Sekolah SMP-SMA Barito Timur pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga pada tahun 2010. Alasan pemilihan tulisan ini adalah topik yang disajikan bersifat sederhana dan telah lumrah dikenali oleh Pengawas Sekolah, bahkan sudah biasa mereka laksanakan. Tulisan ini dapat memberi kesempatan kepada kita untuk mengaitkan antara bentuk yang selama ini dikenal dan dilakukan oleh pengawas sekolah menuju pembaharuan sesuai dengan isi tulisan ini.

Sejumlah manfaat yang dapat diperoleh dengan melakukan kajian kritis pada tulisan ini adalah:
(1) bagi peserta kegiatan BERMUTU yang belum memilki topik PTS, hasil kajian kritis ini dapat membentangkan jalan menuju identifikasi masalah,
(2) bagi mereka yang sedang menulis, hasil kajian kritis ini dapat menjadi sumber pengembangan gagasan dalam pengembangan kajian pustaka, dan
(3) bagi mereka yang telah melaksanakan penelitian dan sedang dalam proses mengembangkan laporan, kajian kritis ini dapat menjadi bahan perbandingan temuannya.

KAJIAN KRITIS

1. Performasi

Program Tahunan Pengawasan Sekolah Kabupaten Barito Timur Tahun 2009/2010 dibagi ke dalam empat bagian, yaitu (1) Pendahuluan, (2) Identifikasi Hasil Pengawasan dan Kebijakan dalam bidang Pendidikan , (3) Diskripsi Program Pengawasan dan, (4) Penutup.
Tulisan dimaksud disajikan dalam delapan belas halaman dengan spasi satu, dengan menggunakan tipe huruf font 12 times new roman.

2. Pengembangan gagasan

Tim Penyusun Program mengembangkan tulisan ini dengan sejumlah tipe pengembangan gagasan, Setidaknya ada empat model pengembangan gagasan yang digunakan. Pola pengembangan yang digunakannya adalah diskripsi, penajamanan analisis, perincian-definisi, dan pengarusutamaan. Pola penajaman analisis di temukan pada bagian kedua dan ketiga. . Pola perincian-definisi ditemukan pada bagian kedua. Pola pengarusutamaan ditemukan pada bagian pertama, kedua dan ketiga. Sedangkan diskripsi yang variatif yang digunakan dalam tulisan ini membuat tulisan ini menjadi menarik.

3. Fokus Pembahasan

Bagian awal tulisan ini mencantumkan dua hal dalam penguasaan keterampilan mengelola kegiatan.
Pertama, diskripsi dengan menekankan segala tata aturan yang mendasarinya,.Tulisan ini mengurai lebih lanjut mengenai pentingnya keterpaduan tindakan.
Kedua pengarusutamaan yang lebih menekankan pada yang ingin dicapai bagi pengawas sekolah apabila melakukan kegiatan dimaksud. .

Selanjutnya, Tim Penyusun Program mengurai penerapan strategi sebagai salah satu bentuk kegiatan yang harus dipertajam pelaksanaannya. Strategi ini diurai sebagai penjabaran lebih lanjut dari tujuan dilaksanakannya pengawasan.

Tim Penyusun Program memberi pengertian pengawasan sebagai bentuk kegiatan operasional yang harus dipertajam sasarannya untuk menghasilkan kinerja yang optimal. Dalam realisasi kompetensi yang ditekankan adalah kompetensi Sosial yang diimbangi dengan penajaman kompetensi lainnya. Selain itu ditekankan pula kompetensi Kepribadian, sehingga mampu mengembangkan kompetensi-kompetensi selanjutnya.
Menelisik Bab III, memang masih dalam bentuk rencana yang belum dilaksanakan, kalau tidak sering diperhatikan dan dipelajari kembali bagian yang satu ini akan selalu terlewatkan dan jarang disentuh oleh pengawas sekolah dalam keseharian kegiatannya. Oleh sebab itu bagian ini harus mendapat priorotas khusus, agar tidak hanya sangkut disini saja tetapi benar-benar dapat dikerjakan, Karena hanya dengan penilaian yang akurat dapat ditindaklanjuti lebih bagus dihari-hari mendatang.
Demikian juga untuk Pembinaan dan Pengembangan, harus secara intensif diadakan pendampingan dan penguatan agar masing-masing semakin eksis dalam menjalankan fungsinya secara lebih terkendali. Sementara Program Pemantauan sering terlewatkan oleh pengawas sekolah apabila kunjungannya ke sekolah hanya hitungan 1 atau 2 jam kunjung saja; sebab untuk pemantauan harus dapat dilakukan satu hari penuh atau malahan lebih dari itu, Karena yang akan menjadi lebih baik apabila dilakukan secara berkesinambungan dan terkendali serta terdata dengan akurat.

Tim Penyusun Program pengawasan ini dalam merancang dan mempersiapkan program kelihatannya kurang mengadakan pendekatan kepada Kepala Sekolah sebagai partner kerja dalam menuntaskan seluruh rangkaian program sehingga terasa lebih mengokohkan kepentingan pengawasan dari pada kepentingan sekolah secara khusus. Sementara kekuatan dan kesinambungan program harus berpangkal pada kebutuhan sekolah dan segala sesuatu yang sangat mempengaruhi kinerja Kepala Sekolah dan Guru mata pelajaran.

Menarik untuk dicermati lebih lanjut bahwa bagian pendahuluan yang menjadi jiwa dan semangat penyusunan program perlu mendapat perhatian khusus semua pihak, tetapi pada kenyataannya pada urut-urutan yang menjadi DASAR-nya tidak disusun secara sinergis dan beraturan, karena urutan tahunnya tidak berurutan dari yang lebih lama ke bagian yang lebih hanyar atau sebaliknya. Sehingga akan lebih dapat dipahami konsep yang menjadi dasar penyusunan program secara keseluruhannya.
Tulisan yang mencantumkan visi dan misi serta trategis ternyata mengandung gagasan yang dibangun di atas konsep dasar yang baik. Beberapa bagian yang ada dapat digunakan dalam membangun semangat para penyelenggara negara dibidang pendidikan, sehingga pengawas sekolah semakin layak mendapat kehormatan atas prestasi dan pengabdiannya yang jujur dan penuh dedikasi. Poin-poin yang layak dipertimbangkan adalah pemilahan misi yang mengarah kepada tujuan pendidikan serta pemberdayaan semua aparat yang berkecimpung di dunia pendidikan.

Menindaklanjuti tulisan Tim Penyusun Program ini dipandang penting untuk mencobakannya dalam sebuah penelitian. Perlu diperoleh informasi secara nyata melalui fakta lapangan sejauh mana konsep-konsep strategi terhadap identifikasi hasil pengawasan. Tim Penyusun Program yang menyekat strategi identifikasi ke dalam beberapa temuan menarik untuk ditindaklanjuti, belum mendapat penanganan yang berarti, serta belum jelas langkah-langkah apa yang akan dilakukan untuk menanggulangi masalah-masalah dimaksud. Selama ini temuan hanya dilaporkan sebagai pelengkap laporan yang belum pernah ditindaklanjuti atau ditanggulangi secara tuntas dalam setiap pertemuan, baik dilingkup kelas atau pada ruang lingkup sekolah. Dengan menekankan betapa pentingnya langkah penanggulangan sebagai tindaklanjut dari hasil temuan maka kualitas pembelajaran dan pelaksanaan pendidikan pada umumnya akan dapat dicapai. Pelaksanaan pertemuan yang intensif antar pengawas sekolah serta jajaran terkait akan mengawali suatu langkah besar menuju tercapainya hajat hidup para penyelenggara pendidikan.

PENUTUP

Berdasarkan kajian terhadap tulisan Tim Penyusun Program Tahunan Pengawasan Sekolah Kabupaten Barito Timur tahun 2009/2010 di atas dapat ditarik suatu manfaat, yakni perlunya diadakan sebuah PTK dengan topik peningkatan kemampuan kualifikasi kompetensi pengawas sekolah secara terpadu melalui penerapan strategi dan pendekatan yang didukung dengan tersedianya dana/anggaran yang layak bagi para penyelenggara pendidikan disemua lini. Sehingga peningkatan hasil dan kualitas pendidikan akan dapat diwujutkan secara tuntas dengan sistem dan kinerja yang baik dan benar. (Bernard Salassa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: