MENGUKUR KECERDASAN ANAK DENGAN TUGAS

Tugas yang diberikan kepada anak untuk di kerjakan di rumah lebih dikenal dengan pekerjaan rumah. Walaupun tugas itu bisa merupakan tugas proyek, atau pengamatan atau tugas kelompok atau berbagai tugas yang harus di selesaikan anak sampai tuntas, yang di berikan oleh guru si kelas untuk di selesaikan di luar sekolah..
Pemberian tugas bertujuan memberi kepercayaan diri kepada anak untuk dapat merespon dan memberi jawab yang benar terhadap tugas atau pertanyaan yang dilontarkan; dengan demikian anak akan dapat menyatakan konsep pikirnya terhadap tugas yang diberikan kepadanya serta mengasah kecerdasan berpikir dan menulis.
Ketika sekolah melalui gurunya menugaskan murid atau siswa untuk menyelesaikan suatu tugas, maka adalah kewajiban bagi siswa untuk menuntaskan tugasnya sampai selesai dengan berbagai cara yang diinginkannya. Sebab kalau tugas itu dibawa pulang maka ada kesempatan kepada siswa untuk bertanya kepada orang tua atau saudara-saudaranya di rumah. Kalau fasilitasnya lebih lengkap lagi anak dapat browsing (bersilancar) dan menelusuri melalui internet untuk mencari kebenaran data yang diperlukan. Dengan demikian anak semakin mampu menemukan jawab terbaik terhadap semua tugas dan permasalahan yang dihadapinya secara benar. Walapun terkadang belum tentu tepat sebagaimana yang diharapkan.
Oleh sebab itu menjadi tugas dan kewenangan guru untuk memberi penilaian atas tiap solusi atau jawab yang diberikan secara singkat atau terstruktur atau uraian yang diberikan anak sangat baik dan benar.
Sehingga dapat diberikan skala nilai:
A (Amat baik) = jika meliputi 85-100 – data serta kebenaran konsep mendekati yang diharapkan; sesuainya jawab dan langkah-langkah penyelesaiannya atau
B (Baik) = 65-84 – kebenaran sudah mendekati, tetapi kurang didukung data dan konsep pikir yang kurang jelas; ada jawaban tetapi jalan dan langkahnya belum jelas atau
C (Cukup) = 47-64 – Jika seimbang konsep pikirnya antara kebenaran dan kesalahannya; bisa juga punya jawaban tanpa kecermatan jalan temuannya atau
K (Kurang) = 20 – 46 – Jika jawaban salah tetapi anak mau mengerjakannya dapat diberi penghargaan ini dan
0 (Nol)= 00-19 untuk mereka yang tidak bekerja.
Pemerian nilai penting untuk memotivasi anak menjadi lebih bersemangat mengolah dan mengelola semua tugas secara tuntas dan anak akan mengukur kemampuannya melangkah untuk tugas berikutnya. Yang menjadi masalah adalah tidak semua guru mau dan tekun memeriksa setiap tugas yang diberikan, sehingga siswa menjadi malas dan ogah-ogahan menuntaskan tugasnya; sebab hasil kerjanya tidak pernah diketahui nilai hasilnya. Atau guru tidak pernah membagikan hasil pemeriksaannya serta penilaiannya.
[Selamat bertugas semoga anak-anak semakin cerdas]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: