About

Bernard Salassa kelahiran Balikpapan: 29 Agustus 1950; pada masa awal kemerdekaan bersama orang tua (Rusnia Semem Unri dan Herman Salassa) selalu berpindah-pindah pemukiman dari Balikpapan, Banjarmasin, Semarang dan seterusnya ke Holland (Negeri Belanda); tetapi tahun 1957 bersama orangtua repatriasi ke Jakarta (Indonesia) kemudian  menetap di Banjarmasin dan Tamianglayang (Kalimantan Tengah).

Setelah menyelesaikan sekolah GURU (1969) menunaikan tugas sebagai GURU di Tamianglayang (1970) selanjutnya melaksanakan tugas di Muarateweh, Buntok dan Tamianglayang. Baik sebagai Guru, Kepala Sekolah atau Pengawas Sekolah.

Rasa sayang jika pengalaman yang menyertainya tidak di ungkapkan seperti: PRAMUKA, Pemuka Agama (Penetua atau Diaken), Pengurus Credit Union di Ampah serta berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya.

Bersama keluarga ( Sakonie Nyangkal-Migang, Kity Karenisa, Bessy Breinsizkarowe, Zevry Yennamathelu) yang selalu suport dan memberi semangat juang membuat hidup lebih berenergi dan pantang menyerah. Kiranya Tuhan senantiasa menuntun dan membimbing kita semua menjadi lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: